Kekuatan Mimpi versus Kekuatan Cinta

Kenapa saya menandingkan antara kekuatan mimpi dengan kekuatan cinta? Kira-kira menurut kamu mana yang paling kuat dan paling berpengaruh terhadap hidup kita? Kalo diminta untuk menjawab, berdasarkan ukuran mikroskopis saya akan sesuatu yang kecil dan jauh di depan sana, saya berasumsi kalau keduanya mempunyai pengaruh yang sama-sama kuat, tapi tergantung dari hal apa yang sedang kita hadapi.

Ini akibat pengaruh baca buku “Sang Pemimpi” yang sudah khatam dan sekarang sedang dalam tahap menyelesaikan “Maryamah Karpov”. Saya jadi mengambil dua inti sari tersebut! Kedua hal tersebut semakin menguatkan saya untuk terus mengejar cita-cita saya yang udah kepalang tanggung setinggi langit.

Sempet sih mikir, apakah bisa mimpi-mimpi saya yg berjibun udah kayak benanak pinaknya E. coli dalam usus manusia?

Ok, kembali ke persoalan antara kekuatan mimpi dan kekuatan cinta yang dibahas di bukunya Andrea Hirata itu.
Kalo tentang kekuatan mimpi, mungkin ceritanya akan sangat tergambarkan dalam kisahnya sang pemimpi, dimana dua orang anak desa mempunyai mimpi yg tinggi untuk bersekolah ke Sorbone (dan mimpi itu g main2) perlu diingat disini kalo kita punya mimpi, jangan cuma bermimpi aja, tapi harus ada tindak lanjut dari mimpi itu, nanti jadinya malah hanya jadi mimpi di siang bolong!

Nah, dari buku sang pemimpi itu saya merasakan kekuatan yang dasyat, dimana dari mimpi itu, kita bisa melihat jauh ke masa depan kita. Kata-kata yang saya sangat ingat dari buku itu adalah “seandainya aku tidak memiliki mimpi bersekolah setinggi-tingginya, mungkin sekarang aku bisa melihat nasibku yang sedang bergelut dengan timah melakukan pekerjaan turun temurun dari ayahku yang juga diturunkan dari ayahnya.”

Nah, dari sinilah saya yakin bahwa tambatkanlah mimpi-mimpimu sejauh mungkin, sehingga apapun yang terjadi pada dirimu sekarang, kamu tidak langsung pesimis terhadap masa depanmu, karena saya yakin cepat atau lambat Allah akan mendekap mimpi-mimpi kita tersebut, dengan cara-cara-Nya yang sangat indah dan sangat tidak terduga. Bagaikan potongan-potongan frase dan ulasan tinta warna-warni yang tertoreh ke dalam suatu kanvas. Ibaratnya sketsa merupakan mimpi-mimpi kita yang kita tautkan pada lidah kita, maka goresan-goresan warna akan melengkapi mimpi2 kita itu menjadi sesuatu yang indah dan bernilai.

Oke, bahasan kedua: tentang kekuatan cinta yang kisahnya terekam dalam “Maryamah Karpov” (walaupun saya belum mengkhatamkan bacaannya, hehe). Di novel ini saya terenyuh pada kisah Arai dengan kekuatan cintanya. Dimana dari novelnya sang pemimpi diceritakan betapa gigihnya dia berusaha berjuta-juta kali dan ditolak pula berjuta2 kali, hingga di novel Andrea yang terakhir ini, akhirnya sang pujaan luluh. Tapi bukan kisah romantisnya yg menarik hati saya, melainkan saat ketika torehan kata-kata Andrea yang menggambarkan ketika Arai melantunkan ayat-ayat suci yang sangat bikin hati terenyuh. Selain itu, kekuatan cinta juga terlihat dari cintanya seorang anak terhadap bapaknya dan cinta tulusnya Bapak terhadap anaknya, yang digambarkan ketika kisah bapak Ikal yang menerima surat kenaikan gaji dengan sumpah janji Ikal mengenang kejadian tersebut sehingga dia dapat menghadapi dosen killer-nya yang akhirnya meluluskan dia (sebenarnya selain karena itu juga karena Ikal saat itu lagi puasa, itu juga menggambarkan bahwa orang-orang yang berpuasa itu diberkahi olehNya).

Jadi kesimpulan dari tulisan ini adalah bermimpilah dan kejarlah cintamu! Hingga Tuhan akan mendekap cinta dan mimpimu hingga suatu saat nanti tiba, dengan skenario-Nya yang sangat luar biasa. Dia akan menghadiahkan kepadamu dengan caranya yang sangat dan sangat begitu indah! percaya deh, ๐Ÿ™‚

Advertisements

7 Comments Add yours

  1. mohalfarisi says:

    tidak mengecewakan isinya..hhe top deh

    ka, pengen nanya aja ni..kadang kita tuh manusia hanya ingin melakukan hal yang kecil” aja u/ meraih mimpi” kita yang tinggi..gmn?

  2. microwordofcattleya says:

    Hmmm, gini adikku yang ganteng^^, kalo mimpi setinggi langit tapi tidak dibarengin sama usaha yg keras jg, hasil yang didapatkan mungkin tidak bisa sesuai dg mimpi kita semula karena usaha yang kita lakukan sejalan dg hasil yg bakal qt dapetin…Tapi, pengecualian kalo misalnya kita dapet keajaiban kayak tiba2 ketiban durian runtuh (itu mah sakit yg ada jg!hha…). Tapi, masa qt mw bergantung pada peruntungan nasib, mw nunggu sampe kapan biar nasib mujur dateng ke kita kalo g dikejar! iya ga???=P

  3. fauzan says:

    kynya udh pernah baca..di facebook:D

  4. Dreamweaver says:

    See you… next 5 years, sister ๐Ÿ™‚

  5. microwordofcattleya says:

    Amin…moga2 mimpi ira bisa terwujud ya ka!^^

  6. Fitri Astuti says:

    terima kasih mba rara ๐Ÿ™‚

    1. Ruma[h]Rara says:

      sama2 fitri ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s